Please disable ad-blocker to view this page
skip to main |
skip to sidebar
Friday, December 6, 2013
Ongkos Nyaleg Mahal, Penyebab Wakil Rakyat Korup
![[imagetag]](http://img.okeinfo.net/content/2013/12/06/568/908094/XD3vKYU7Vy.jpg)
Sumbangsih investor dalam proses kampanye calon anggota legislatif (caleg) karena mahalnya ongkos politik ternyata menjadi salah satu pemicu terjadinya praktek korupsi para anggota DPR.
Menurut pengamat politik dari Pusat Kajian Antikorupsi Fakultas Hukum (Pukat) Universitas Gajah Mada (UGM), Oce Madril, memang pemberian sumbangan investor untuk dana kampanye caleg yang cukup besar itu tidak gratis, karena harus ada harga yang dibayar ketika mereka terpilih.
"Boleh jadi ketika mereka menjadi Caleg, dia pasti akan mengembalikan itu dengan cara korupsi," kata Oce kepada Okezone, Kami (5/12/2013).
Misalnya, ketika caleg tersebut mengeluarkan dana kampanye mencapai Rp20 miliar dan didanai oleh investor, tentu ada target yang dihitung dari caleg tersebut ketika terpilih untuk mengembalikan uang yang digunakannya ketika kampanye.
Dijelaskan Oce, bila tidak dalam bentuk tunai maka dikembalikan dalam praktik lainnya. Seperti upaya pemenangan proyek pemerintah terhadap perusahaan si investor atau lainnya.
"Dia pasti akan mengembalikan itu dengan cara koruptis. Misal membantu untuk yang bersangkutan agar mendapatkan proyek pemerintah. (balas budi) itu akan menimbulkan praktek koruptif, karena modalnya cukup besar. Apalagi kalau nyumbang sudah mencapai ratusan juta atau mungkin 1 miliar itu sudah kategori mengharapkan (imbalan)," tandasnya.
SUMBER
Wow, Ongkos Nyaleg Tembus Rp2 Miliar
![[imagetag]](http://img.okeinfo.net/content/2013/12/06/568/908080/KHAJI2B3oy.jpg)
Untuk menjadi anggota legislatif tak dapat dipungkiri memang membutuhkan modal yang besar. Pasalnya, banyak calon anggota legislatif (caleg) yang berani mengeluarkan kocek sampai bermiliaran agar bisa duduk di kursi parlemen.
Seperti diungkapkan Sekjen Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA), Yenny Sucipto, pengalaman dari caleg yang diperolehnya, mereka mengeluarkan modal yang bervariasi untuk kampanye dan rata-rata terbilang besar.
"Itu antara Rp500 juta, Rp1 miliar, bahkan ada yang sampai Rp2 miliar lebih, " kata Yenny, kepada Okezone, Kamis (5/12/2013).
Dia menuturkan, para caleg itu membutuhkan modal yang besar karena membutuhkan biaya operasional untuk pemenangannya. Mulai dari biaya sosialisasi, dan mobilisasi dicabang, hingga ke kelompok-kelompok bawah yang mendukungnya.
Jelang Pemilu Legislatif (Pileg) 2014, kata Yenny, tentunya para Caleg sudah menyiapkan dana dengan nominal tertentu untuk bisa menjadi anggota dewan. Kendati, memang masih ada caleg yang memang tidak mengeluarkan banyak dana untuk bisa sampai ke parlemen.
"Tapi masih ada juga yang tidak pakai modal, karena itu modal untuk menjadi Caleg itu bervariatif," tandasnya.
Lebih jauh, Yenny menambahkan, persoalan besar atau tidaknya dana kampanye itu tidak menjadi persoalan selama dapat dipertanggungjawabkan.
SUMBER
Wah .... ntar kalo sdh jadi pikirannya cuma harus balik modal secepatnya dan sebanyak-banyaknya ....
atau mungkin juga bayar cicilan kredit nyaleg juga yaaa
SHARE THIS POST:
Blog Archive
-
▼
2013
(8682)
-
▼
December
(1459)
- ( Walah ) Jokowi Menurunkan 2 Pawang Hujan 'Jaga' ...
- Polisi Aceh Lemah Ungkap Kasus Narkoba, Kapolda Ke...
- Polisi Akan Tembak Debt Collector Preman
- :berdukas GBPH Joyokusumo, Adik Sri Sultan HB X Me...
- Ribuan Hektare Tanah Telantar Akan Dibagikan
- Ahok: Gua Hanya Tertular Keberhasilan Pak Jokowi
- [Atut] Penghuni Rutan Sebut Ratu Atut Pelit Lantar...
- Kalashnikov, Sang Perancang AK-47 Meninggal Dunia
- Arab Saudi Larang Warganya Rayakan Tahun Baru dan ...
- 8 Masalah Kritis Jakarta 2014 Versi DPRD
- Ini Kata KPK Mengapa Koruptor Kerap Pakai Uang Spe...
- Bus Terjun Sungai di Ungaran Tiga Penumpang Tewas
- 2013, Kementerian dan Lembaga Jadi Sarang Korupsi
- Separuh Lebih Pengguna Narkoba Adalah Pekerja
- (Ibu gendut mulai sombong) Ratu Atut Mulai Berani ...
- 7 Tenda Jakarta Night Festival Ambruk Diterjang An...
- [BERITA PAKET] Kapolri: Kecelakaan Probolinggo Har...
- [nah loh!!] Tembak di Tempat Penagih Utang Rampas ...
- [Daerah Istimewa] 150 Polisi Syariah Dikerahkan, C...
- Unggul di survei UI, Anies Baswedan malah diejek R...
- [NEGERI ANTAH BERANTAH]Jika Indonesia Perang, Pali...
- Lepas Rompi Tahanan, Atut Ditegur Sipir Pondok Bambu
- ( Nah Lho ) Jokowi Ngomel Kepada Pimpinan 9 Operat...
- Cerita Atut yang Mulai 'Berani' di Rutan Pondok Bambu
- Tjahjo: Kalau Saya Presiden, Saya Pecat Mendagri
- Argumen Elite Partai Soal Politik 'Wani Piro'
- Orang Kaya di Pelosok Beli Lamborghini: Diangkut K...
- [BERITA]Ingin ke Malioboro saat Tahun Baru, Baca I...
- Kuasa Hukum: Mobil Sport Wawan Tak Ada Kaitannya d...
- LEMPAR TEPUNG DAN MENIRU BANCI DI TV DIANCAM PIDAN...
- Ditahan di LP Cipinang Nazaruddin Bikin 28 Perusah...
- Di Indonesia Sudah Banyak RS Taraf Internasional
- KPK Masih Butuh Tambahan Penyidik
- Afrika Timur Akan Kirim Militer ke Sudan Selatan
- ( Nah Nah Lho ) Ahok Janji Pakai Baju Kotak-kotak ...
- Ini Modus Pelanggaran Tarif Parkir di Obyek Wisata...
- Korut Panggil Pulang Utusannya di Swedia
- Ibu Ini Tak Sengaja Potret Anaknya Bersama Hiu
- Kulit Orang Indonesia Tak Cocok Dipermak Ala Korea...
- Telan Kalung Emas, Pencuri di India Dipaksa Makan ...
- Car Free Night Dago, Akses Jalan Ditutup Pukul 20....
- Hadi Utomo Disebut Kader Demokrat Sebagai Dewan Pe...
- SBY Cabut Perpres Berobat Gratis Pejabat
- Malam Tahun Baru Puncak Kemaksiatan
- BNN Temukan Dua Narkotika Jenis Baru
- 2013, KPK Selamatkan Uang Negara Rp 1,196 Triliun
- Pemerintah Tak Berdaya Dilobi Perusahaan Tambang B...
- MISTERI HARTA KARUN PULAU OAK
- Hampir Bangkrut, Produsen Sandal Crocs Dibeli Inve...
- Jokowi-Rhoma Akan Duet Nyanyi Bareng, Ahok Juga Pe...
- Akhirnya terungkap sudah penyebab Kecelakaan KRL v...
- [Sains] Bahkan Pendaratan Pertama Kali Manusia di ...
- [b0m lagi vrohh]Sebuah Bom Kembali Meledak di Volg...
- Jangan main Bola di Indonesia gan, kalo ga mao kay...
- Pemilu 2014 Diperkirakan Hanya Akan Ada Tiga Blok
- Operasi Tangkap Tangan yang Dilakukan KPK Selama 2013
- Ini Penyebab Kecelakaan KRL di Bintaro Versi KNKT
- ( Kumat ! ) Ketua DPR Sebut KPK Terlalu Mendramati...
- Pelindo II Gaji Lulusan SMA Rp 10 Juta
- Dua Bocah Tewas di Kolam Istiqlal Ditemukan Sedang...
- ( Udah baikan ) Jokowi dan Alaydrus mesra di peres...
- (PANASTAK G TERIMA..!)Tifatul ukir sejarah manis d...
- Rebo Wekasan Bukan Bagian dari Syari’at Yang Ditun...
- Lima Tokoh Disebut Bisa Tandingi Jokowi
- Dipo Ancam Somasi TrioMacan Bila Tuding SBY
- Pemira PKS Hidayat Lagi, Hidayat Lagi, Tak Ada Kad...
- Tiga Perusahaan Ikuti Tender Rel KA Kalteng
- [Sambut 2014] Nyapres, Jokowi Rutin Kuliah ke Mega...
- [PKS] Muncul Bersama Istri Kedua, Anis Matta Berus...
- Depok angat tangan soal cut off proyek Margonda
- Disebut Kuntilanak Berkerudung Kepala SD Intimidas...
- Pesta Semiliar dan Mimpi Anak Jalanan Batam
- ( Tak Tau Terima Kasih ) Buruh Kembali "Hadiahkan"...
- 5 Polisi Dipecat di Jakarta Utara
- Ini 6 Tokoh Paling Ditolak Jadi Capres
- FBR Dukung Mahfud MD sebagai Capres
- Ini Dia 10 Koruptor Pemenang Pilkada
- Ini Daftar Buka Tutup Arus Lalu Lintas di Bali Saa...
- Koma, Schumacher Masuk Rumah Sakit
- Wow! Akun @Triomacan2000 Penuhi Tantangan Seskab D...
- Libur Akhir Tahun, 3 Pemain Bintang Umrah Bareng
- Kedatangan Rhoma di Daerah Selalu Disambut 10 Ribu...
- Jokowi Resmikan JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang Ha...
- Ini Rute Pengalihan Lalu Lintas Malam Tahun Baru d...
- Warga Jakarta, Silakan Melintas di JLNT Casablanca
- Eksploitasi Batu Bara Rusak Kalimantan
- Ketika Sebagian Masyarakat Masih Berobat ke Dukun
- Mulai 1 Januari 2014, Siap-siap Tukar Uang Rupiah ...
- Petani 'Penyelamat' Hentikan Kereta karena Ada Rel...
- [BEGO Sih] Motor Senggol Truk, Ibu dan Anak Tewas ...
- RUHUT DI MARAHI "Rai Gedek" oleh Prof.Sahetapy
- Sirsak, Pembunuh Kanker yang Khasiatnya Disembunyi...
- Anggaran Berobat ke Luar Negeri untuk Pejabat GRATIS
- Jokowi diarahkan jadi Capres oleh Mega ?
- Dikabarkan Pindah ke Partai Demokrat, Jokowi: Itu ...
- Kondom Bekas Bertebaran di Taman Kota Solo
- 500 anggota DPRD China mundur akibat skandal korupsi
- Banyak capres :bingungs
- OKNUM MALING jeruk ditembak mati POLISI
- Astaga, maling jeruk ditembak mati polisi