"Hari ini kita melakukan rangkaian apel pengecekan akhir kesiapan pengamanan misa Natal di Gereja Katedral. Kita terjunkan kekuatan 315 personel," kata Kapolsek Metro Sawah Besar Jakarta Pusat Kompol Shinto Silitonga usai memimpin apel pengamanan Misa Natal 2013, Selasa (24/12/2014).
Adapun personel yang diturunkan dari Polda Metro Jaya ada 15 personel, termasuk fungsi intelijen, 35 personel dari Mabes Polri termasuk personel Brimob, 100 personel Polrestro Jakarta Pusat, 50 personel Polsektro Sawah Besar, 15 personel Koramil Sawah Besar, 20 Satpol PP Sawah Besar, 20 Citra Bhayangkara, serta 60 pengamanan dalam Katedral.
"Selain mengecek kekuatan akhir, kita sudah membagi tugas. Ada 8 titik pengamanan dan 5 titik pengaturan lalu lintas. Kami sudah membagi siapa, dimana dan harus berbuat apa," kata Shinto.
Shinto mengatakan, tim pengendali harus mengenal dan mengetahui siapa orang-orang yang berada dan menjadi bagian pengamannya. "Itu langkah efektif mencegah banyaknya penjagaan yang tidak efektif," terang perwira itu.
Dia mengatakan, semua petugas diminta untuk tidak ragu mengamankan orang-orang mencurigakan. Posko pengamanan ditempatkan di gerbang Masjid Istiqlal. Setiap orang yang masuk untuk beribadah dilakukan pemeriksaan melalui filterisasi. Karena itu dia mengimbau jemaat untuk tidak membawa tas atau barang bawaan besar.
"Pemeriksaan orang mencurigakan dilakukan tanpa membuat gaduh atau mengacaukan jalannya misa tersebut. Untuk mempersingkat jalannya sterilisasi jemaat untuk tidak membawa tas besar atau bawaan," tandas Shinto. (Mvi/Yus
sumber
selamat merayakan kepada saudaraku para umat kristiani sekalian..
walaupaun ane muslim...
tapi sesama anak bangsa kita sama..
kebahagian harus dirasakan bersama..
begitu juga dengan kesedihan..
semoga tak ada lagi teroris tertentu yang mengatasnamakan agama...
mari sama2 kita bangun bangsa ini...

ho ho ho ho...










