Anggota DPR dari Partai Nasdem
Zulfan Lindan menilai anggaran
reses tahun ini belum cukup
untuk membiayai perjalanan
dinas anggota DPR. Ia menilai
kegiatan yang dilakukan selama masa reses tidak mudah dan
membutuhkan biaya yang banyak
untuk bisa mengumpulkan suara
rakyat.
"Buat saya sebenarnya dana
reses sekarang tidak cukup. Kegiatan komunikasi ke rakyat
tidak mudah dan butuh banyak
uang. Contohnya tahun lalu,
untuk mengumpulkan mereka
saja tidak mungkin kita ga beri
mereka uang transpot pulang dan uang makan. selain itu kita
butuh biaya transportasi untuk
bisa menjangkau daerah
pedalaman," terangnya dalam
Bincang Pagi Metro TV, Senin
(12/01/2015). Selain itu, Zulfan merasa waktu
yang ditetapkan untuk masa
reses juga tidak cukup. "Satu
bulan juga tidak cukup untuk
Zulfan Lindan menilai anggaran
reses tahun ini belum cukup
untuk membiayai perjalanan
dinas anggota DPR. Ia menilai
kegiatan yang dilakukan selama masa reses tidak mudah dan
membutuhkan biaya yang banyak
untuk bisa mengumpulkan suara
rakyat.
"Buat saya sebenarnya dana
reses sekarang tidak cukup. Kegiatan komunikasi ke rakyat
tidak mudah dan butuh banyak
uang. Contohnya tahun lalu,
untuk mengumpulkan mereka
saja tidak mungkin kita ga beri
mereka uang transpot pulang dan uang makan. selain itu kita
butuh biaya transportasi untuk
bisa menjangkau daerah
pedalaman," terangnya dalam
Bincang Pagi Metro TV, Senin
(12/01/2015). Selain itu, Zulfan merasa waktu
yang ditetapkan untuk masa
reses juga tidak cukup. "Satu
bulan juga tidak cukup untuk
masa reses. Karena untuk
menyerap suara rakyat kita harus terjun langsung ke
lapangan. Kita datangi mereka
dan kita lihat langsung
daerahnya," katanya.
Besarnya biaya reses
menurutnya tidak menjadi masalah jika memang digunakan
dengan benar untuk menyerap
aspirasi rakyat dan kemudian
memperjuangkannya. Agar
rakyat mengetahui hasil
kunjungan reses, ia menyarankan agar sebaiknya
setiap partai membuat standar
baku evaluasi yang lebih
terperinci.
"Cara simple mengetahui kinerja
anggota DPR selama Reses ya tinggal cek ke DPC saja, apakah
anggota DPR itu datang. Lalu
lihat foto-foto dan dokumentasi
selama berada disana dan lihat
paa saja kegiatan anggota
dewan tesebut," terang dia
Sumber (m.metrotvnews.com)
Dikutip dari: http://adf.ly/w8V3q


