Pelantikan Jokowi, 200 Polisi Lumajang Siaga

Kepolisian Resor Lumajang tidak mau ketinggalan untuk turut serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Lumajang menjelang pelantikan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang akan digelar Senin, 20 Oktober 2014.
Sabtu malam, 18 Oktober 2014 kemarin, operasi Cipta Kondisi digelar di seluruh jajaran Polres Lumajang. Sebanyak 200 personel polisi ikut terlibat dalam operasi tersebut.
Kepala Kepolisian Resor Lumajang Ajun Komisaris Besar Singgamata mengatakan operasi cipta kondisi dilakukan menjelang pelantikan Presiden RI. "Agar situasi aman," kata Singgamata, Minggu, 19 Oktober 2014.
Operasi Cipta Kondisi ini dilakukan untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban di masyarakat. "Jangan ada yang membuat kekacauan. Tentunya akan kami tindak dengan tegas sesuai hukum yang berlaku," kata Singgamata
Informasi yang dihimpun Tempo di lapangan menyebutkan operasi Cipta Kondisi dilakukan dengan menyisir titik-titik rawan di sejumlah wilayah Kabupaten Lumajang.

Kepolisian Resor Lumajang tidak mau ketinggalan untuk turut serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Lumajang menjelang pelantikan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang akan digelar Senin, 20 Oktober 2014.
Sabtu malam, 18 Oktober 2014 kemarin, operasi Cipta Kondisi digelar di seluruh jajaran Polres Lumajang. Sebanyak 200 personel polisi ikut terlibat dalam operasi tersebut.
Kepala Kepolisian Resor Lumajang Ajun Komisaris Besar Singgamata mengatakan operasi cipta kondisi dilakukan menjelang pelantikan Presiden RI. "Agar situasi aman," kata Singgamata, Minggu, 19 Oktober 2014.
Operasi Cipta Kondisi ini dilakukan untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban di masyarakat. "Jangan ada yang membuat kekacauan. Tentunya akan kami tindak dengan tegas sesuai hukum yang berlaku," kata Singgamata
Informasi yang dihimpun Tempo di lapangan menyebutkan operasi Cipta Kondisi dilakukan dengan menyisir titik-titik rawan di sejumlah wilayah Kabupaten Lumajang.
Target dan sasaran operasi adalah terkait minuman keras, senjata tajam, bahan peledak dan pencurian kendaraan bermotor. Operasi gabungan ini melibatkan dua truk berisi personel polisi bersenjata lengkap dan sejumlah mobil patroli.
Sejumlah titik rawan yang disisir adalah di sepanjang Jalan Lingkar Timur JLT (JLT). Ada sejumlah titik kerumunan anak-anak muda bermotor yang diperiksa oleh polisi. Selain di JLT, polisi juga menyisir warung-warung di Lesehan Stadion Semeru (LSS) serta kawasan Embong Kembar Jalan Gubernur Suryo. Operasi Cipta Kondisi sempat membuat kerumunan pemuda bermotor di sejumlah titik rawan kocar-kacir.
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Polres Lumajang Ajun Komisaris Sugianto mengatakan polisi menangkap seorang pemuda yang kedapatan membawa senjata tajam dan roti kalung bermata tajam.
"Hasil operasi tadi malam hanya mendapatkan pelaku membawa sajam jenis pisau berbentuk korek api dan roti kalung bermata dua," kata Sugianto, Minggu pagi ini. Tempat kejadian di depan masjid Jalan Ahmad Yani. Pelaku bernama Ahmad Adi Santoso, 18 tahun, warga Dusun Denok Kulon Desa Denok, Lumajang.
Pelaku ditangkap petugas gabungan polres sewaktu razia kendaraan, kemudian didapati sajam berada di saku belakang celana sebelah kiri dan roti kalung berada di bawah jok sepeda motor. Selanjutnya, pelaku diamankan ke polres.
SUMBER
Dikutip dari: http://adf.ly/t0RmN


