Kerusuhan Xinjiang, Cina Hukum Mati 12 Orang

Pengadilan Cina menghukum mati 12 orang karena dianggap terlibat dalam sebuah serangan yang menyebabkan 96 orang tewas pada Juli 2014. Hukuman ini sebagai bagian dari kampanye Cina melawan kekerasan di Provinsi Xinjiang yang dihuni mayoritas muslim.
Televisi pemerintah China Central Television, Senin, 13 Oktober 2014, menyatakan 12 orang dijatuhi hukuman mati. Sedangkan vonis mati terhadap 15 lainnya ditangguhkan. "Dalam serangan itu, 15 penyerang yang menghunus belati dan menenteng kapak juga tewas," lapor televisi pemerintah. Namun demikian, kabar tersebut belum bisa diverifikasi.
Adapun koran pemerintah Tiasnhan News melaporkan, 12 orang yang dijatuhi hukuman mati itu dianggap berperan dalam serangan di Yarkant atau dikenal sebagai Shache.

Pengadilan Cina menghukum mati 12 orang karena dianggap terlibat dalam sebuah serangan yang menyebabkan 96 orang tewas pada Juli 2014. Hukuman ini sebagai bagian dari kampanye Cina melawan kekerasan di Provinsi Xinjiang yang dihuni mayoritas muslim.
Televisi pemerintah China Central Television, Senin, 13 Oktober 2014, menyatakan 12 orang dijatuhi hukuman mati. Sedangkan vonis mati terhadap 15 lainnya ditangguhkan. "Dalam serangan itu, 15 penyerang yang menghunus belati dan menenteng kapak juga tewas," lapor televisi pemerintah. Namun demikian, kabar tersebut belum bisa diverifikasi.
Adapun koran pemerintah Tiasnhan News melaporkan, 12 orang yang dijatuhi hukuman mati itu dianggap berperan dalam serangan di Yarkant atau dikenal sebagai Shache.
BBC dalam laporannya, Selasa, 13 Oktober 2014, menyatakan hukuman mati terhadap 15 terdakwa ditunda, 9 dijatuhi hukuman mati, dan 20 lainnya divonis kurungan penjara mulai 4 hingga 20 tahun.
Laporan lainnya menyebutkan, "Pengadilan mendakwa mereka terlibat dalam penggayangan, memimpin atau ikut serta dalam mengorganisasi kejahatan teror, pembunuhan, menanam alat peledak, pembakaran, penculikan, dan merugikan keselamatan publik."
Tiasnhan News menulis, "Di samping melakukan serangan teroris, salah satu dari penyerang lari ke jalan dan membunuh tiga orang. Sedangkan penyerang lainnya menyergap, merusak, dan membakar kendaraan yang lewat." Dari seluruh kejadian itu, pihak berwenang menuturkan 96 orang tewas akibat kekerasan, 37 di antaranya warga sipil. Adapun 59 penyerang ditembak mati petugas keamanan.
SUMBER
tanggapannya agan dan mbaknya gimana nih ?
Dikutip dari: http://adf.ly/sspJb


