Lukman Diah Sari - 15 Oktober 2014 12:07 wib

Jakarta: Pengembangan dari pengusutan kasus dugaan korupsi pengadaan Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan (MPLIK) tahun anggaran 2010-2012 di Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kominfo), semakin meredup. Kuasa hukum tersangka Doddy Nasiruddin, Hasanuddin Nasution menduga adanya tekanan dari pihak tertentu agar penyidikan kasus ini menggantung.
"Ini pasti ada orang dalam tanda petik yang kemudian punya kepentingan disini, dan Jaksa Agung berpikir juga, atau ada tekanan juga di kejaksaan agung jadi begini, ya menggantung," pungkas Hasanuddin saat dihubungi di Jakarta, Rabu (15/10/2014).

Jakarta: Pengembangan dari pengusutan kasus dugaan korupsi pengadaan Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan (MPLIK) tahun anggaran 2010-2012 di Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kominfo), semakin meredup. Kuasa hukum tersangka Doddy Nasiruddin, Hasanuddin Nasution menduga adanya tekanan dari pihak tertentu agar penyidikan kasus ini menggantung.
"Ini pasti ada orang dalam tanda petik yang kemudian punya kepentingan disini, dan Jaksa Agung berpikir juga, atau ada tekanan juga di kejaksaan agung jadi begini, ya menggantung," pungkas Hasanuddin saat dihubungi di Jakarta, Rabu (15/10/2014).
Hassanudin bahkan menduga jaksa penyidik pidana khusus Kejagung menghentikan penyidikan kasus tersebut sehingga nasib sang klien pun menggantung.
Hasanuddin beranggapan, kasus itu tidak mungkin dihentikan atau diterbitkan SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan) karena sudah menyeret dua orang sebagai tersangka yakni Doddy selaku Direktur PT Multi Data Rancana Prima serta Kepala Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI) Santoso .
"Saya kira tidak mungkin (dihentikan), itu kan resiko juga bagi jaksa. Rasanya sangat mustahil. Enggak mudah bagi Kejagung mengatakan tidak terbukti," ucapnya.
Menurutnya, bila memang kasus tersebut dihentikan atau SP3, seharusnya penyidik menyampaikan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP). Namun hingga kini, SP2HP belum pernah diterimanya.
LOV
SUMBER
Dikutip dari: http://adf.ly/ssrpn


