Please disable ad-blocker to view this page



SITUS BERITA TERBARU

Fadlizon Kritik Jokowi Libatkan KPK

Thursday, October 23, 2014
Wakil Ketua Umum Partai Gerakan
Indonesia Raya (Gerindra) Fadli
Zon mengkritik keputusan
Presiden Joko Widodo melibatkan
Komisi Pemberantasan Korupsi
(KPK) dalam proses seleksi menteri. "Nama yang ada tak
perlu dikirim-kirim ke KPK karena
akan mempengaruhi urusan
ketatanegaraan," ujar Fadli di
Kompleks Parlemen, Senayan,
Senin, 20 Oktober 2014. Menurut Fadli, pemilihan kandidat
menteri yang duduk di kabinet
adalah hak prerogratif presiden.
Hak ini tak mengharuskan
presiden melibatkan lembaga dan
kelompok tertentu dalam mengambil keputusan.
Fadli mengatakan pemilihan
menteri seharusnya didasari
kompetensi yang diukur dengan
melihat rekam jejak dan
pengalaman seorang kandidat. "Cari menteri itu berdasarkan

kompetensi, tak perlu libatkan
KPK."
Selain itu, menurut Fadli,
pelibatan KPK bisa menimbulkan
kontroversi terhadap kandidat yang tengah diseleksi. Pelibatan
KPK baru bisa dilakukan bila ada
calon menteri yang terlibat
masalah. Penelusuran KPK, dia me
lanjutkan, tak perlu dilakukan
terhadap semua calon menteri. Saat ini Jokowi memang tengah
mempertimbangkan 43 nama
untuk duduk di 33 pos
kementerian yang telah
disiapkan presiden ketujuh
Indonesia itu. Untuk memastikan rekam jejak ke-43 kandidat,
Jokowi meminta pertimbangan
KPK dan Pusat Penelusuran dan
Analisis Transaksi Keuangan.
Rencananya, Jokowi akan
mengumumkan 33 menteri terpilih pada Selasa, 21 Oktober
2014.

Sumber

Dikutip dari: http://adf.ly/tAHjU
SHARE THIS POST:
FB Share Twitter Share

Blog Archive