Kementerian Perhubungan menyatakan setuju dengan rencana Lion Air Group mengembangkan Bandara Halim Perdanakusuma. Pasalnya, perlu dukungan swasta mendorong industri penerbangan.
"Kami sangat setuju jika ada swasta berencana mengembangkan bandara manapun. Pemerintah punya keterbatasan dana membangun bandara. Jadi kami sangat apresiasi jika Lion Air Group mau menanam investasi di Bandara Halim," kata Pelaksana Tugas Menteri Perhubungan Bambang Susantono di Jakarta, Jumat (17/10).
Bambang mengatakan, syarat utama bagi swasta yang berencana mengelola bandara harus berbadan hukum khusus kebandarudaraan.
"Kami sangat setuju jika ada swasta berencana mengembangkan bandara manapun. Pemerintah punya keterbatasan dana membangun bandara. Jadi kami sangat apresiasi jika Lion Air Group mau menanam investasi di Bandara Halim," kata Pelaksana Tugas Menteri Perhubungan Bambang Susantono di Jakarta, Jumat (17/10).
Bambang mengatakan, syarat utama bagi swasta yang berencana mengelola bandara harus berbadan hukum khusus kebandarudaraan.
Setelah memiliki legalitas harus mengajukan proposal rencana rinci pengelolaan bandara. Jika kedua hal terpenuhi, tidak ada halangan bagi swasta merealisasikan rencana.
"Tidak ada lembaga yang bisa menghalangi rencana Lion Air Group jika mereka sudah memenuhi syarat. Harapan kami ada swasta yang berupaya mendorong pelayanan transportasi umum dalam hal ini penerbangan. Nanti dengan syarat tetap mengedepankan keselamatan dan efisiensi penerbangan," tuturnya.
sumber: http://goo.gl/TtMahb
dasar aseng pemilik Lion parah
Dikutip dari: http://adf.ly/syFy2


