Jakarta - Plt Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mencurigai para buruh yang demo di Balai Kota menuntut kenaikan upah berasal dari Bekasi yang merupakan daerah kantong industri. Tapi para buruh menangkis dengan menunjukkan KTP-nya.
"Saya ingin 3 kali upah minimum provinsi (UMP) di Jakarta, bila perlu. Tapi yang demo di Jakarta juga orang Bekasi yang lebih banyak. Cek saja KTP-nya yang demo," kata Ahok yang berbicara sambil meledak-meledak, dalam pertemuan tertutup dengan perwakilan 25 buruh di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (23/10/2014).
Namun salah satu buruh menepis kecurigaan Ahok.
"Nggak, Pak. Saya orang DKI," kata salah satu buruh.
"Saya ingin 3 kali upah minimum provinsi (UMP) di Jakarta, bila perlu. Tapi yang demo di Jakarta juga orang Bekasi yang lebih banyak. Cek saja KTP-nya yang demo," kata Ahok yang berbicara sambil meledak-meledak, dalam pertemuan tertutup dengan perwakilan 25 buruh di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (23/10/2014).
Namun salah satu buruh menepis kecurigaan Ahok.
"Nggak, Pak. Saya orang DKI," kata salah satu buruh.
Buruh itu lantas menunjukkan KTP-nya pada Ahok. Ahok yang mengenakan batik percaya dengan ucapan buruh tersebut.
"Ya mungkin bukan Anda kan. Tidak semua, tapi kebanyakan," tutur Ahok sambil menyatakan ingin berjuang agar semua buruh punya kesejahteraan yang baik.
Hari ini, sebagaimana Rabu kemarin, ratusan buruh berdemo di depan kantor Ahok. Mereka menuntut kenaikan upah minimum provinsi (UMP) menjadi Rp 3 jutaan. UMP di Jakarta saat ini sebanyak Rp 2,4 juta.
Sumber http://m.detik.com/news/read/2014/10/23/152731/2727789/10/ahok-curiga-buruh-yang-demo-tuntut-ump-berasal-dari-bekasi
Lain kali klo minta kenaikan gaji jgn tanggung2 lgs minta 10 jt sekalian aja, mgkn maksud buruh ini baik spy mendorong pengusaha beralih k robot, ms negara g-20 masi pk tenaga mns plg ga separonya pk robot donk
Dikutip dari: http://adf.ly/tAsrv


