
Sepuluh penjor menghiasi pelantikan presiden dan wakil presiden di pintu masuk Gedung Nusantara I Komplek Parlemen, Senin (20/10/2014).
Terpantau sepuluh penjor di sebelah barat dan timur menuju pintu masuk Gedung Kura-kura.
Karpet putih tergelar untuk seluruh orang yang akan mengikuti jalannya pelantikan di Gedung MPR RI.
Pengamanan pun begitu ketat seluruh pintu masuk menuju komplek parlemen dijaga ketat kepolisian.
Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta dijaga ketat aparat kepolisian dari gerbang Utara hingga Gerbang Timur. Jalan Gelora dari arah Senayan ditutup pihak kepolisian sehingga untuk menuju Jalan Tentara Pelajar dan Palmerah harus berputar melalui jalan Gerbang Pemuda, kemudian masuk Jalan Gelora I baru bisa masuk ke Komplek Senayan.
Sejumlah petugas kepolisian pun berjaga di setiap sudut Komplek Senayan, termasuk dibawah Fly Over Jalan Gerbang Pemuda. Tampak di Gerbang Utara sejumlah anggota kepolisian berjaga setiap kendaraan yang akan masuk diperiksa terlebih dahulu.
Sejumlah kendaraan pengendali massa pun bersiap di halaman depan dan depan Pintu Masuk Utama Komplek Parlemen.
Sementara di Parkir Selatan, tampak petugas kepolisian bersama TNI sudah bersiap. Kendaraan-kendaraan taktis seperti Water Canon, Panser, dan Anoa pun sudah nongkrong.
Sebelumnya Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Unggung Cahyono menjelaskan bila dalam rangka pengamanan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo dan Jusuf Kalla di Gedung Kura-kura, Komplek Senayan, Jakarta pihaknya akan melakukan pengalihan arus menjelang kedatangan presiden dan wakil presiden.
Jalan Gelora akan ditutup, sehingga arus lalu lintas dialihakan ke Jalan Gerbang Pemuda, Jalan Gatot Subroto, dan Jalan Gelora I.
"Untuk penutupan jalan kita sesuaikan dengan kondisi yang ada," ujar Unggung, Sabtu (18/10/2014) di Komplek Parlemen.
Dikatakan dia, pengamanan di Ring Tiga pihaknya akan melakukan penjagaan di gerbang masuk baik Pintu Utara maupun Pintu Timur. Pasukan pun disiapkan di parkir Selatan Komplek Senayan mulai dari polisi satwa hingga kendaran taktis.
"Untuk pengamanan petugas kita hanya menggunakan security barier, water canon, tameng, pentungan. Tidak boleh menggunakan senjata," katanya.
Sumber : Pelantikan Presiden 2014
Dikutip dari: http://adf.ly/t3FQV


