Romo Benny Susetyo, Sekretaris Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI), diduga tokoh di balik konsep tulisan �Revolusi Mental� yang diusung calon presiden dari PDIP, Joko Widodo.
Menurut kesaksian wartawan senior Nanik S Deyang, Romo Benny ternyata menjadi salah satu anggota tim sukses Jokowi. �Saya iseng telepon kawan yang masih ada di seputar Jokowi, dan dapat kabar, ternyata Romo Benny Susetyo itu Tim Sukses Jokowi,� tulis Nanik di laman facebook miliknya.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mustofa Nahrawardaya, menanggapi sinis fakta yang disodorkan Nanik itu. �Pantesan banyak masjid roboh,� tulis Mustofa di akun Twitter @ @MustofaNahra. Kicauan itu menanggapi komentar akun @pkspiyungan: �Romo Benny Otak Ide-ide Jokowi?�
Diberitakan sebelumnya, dua media cetak nasional, Kompas dan Koran Sindo, pada Sabtu (10/05) menurunkan tulisan opini bertajuk �Revolusi Mental�. Tulisan yang dimuat di Harian Kompas tertulis Joko Widodo sebagai penulis. Sementara di Koran Sindo tertulis Benny Susetyo.
Atas dua tulisan yang sama itu, Nanik S Deyang, menyatakan esensi dan tajuk kedua tulisan itu sama. Meskipun demikian, kata Nanik, ada perbedaan dalam struktur kalimat yang disusun.
Sumber gan: http://goo.gl/lyIQR2
ya kalau nyari penasehat, ya dari yang seagama dong
Menurut kesaksian wartawan senior Nanik S Deyang, Romo Benny ternyata menjadi salah satu anggota tim sukses Jokowi. �Saya iseng telepon kawan yang masih ada di seputar Jokowi, dan dapat kabar, ternyata Romo Benny Susetyo itu Tim Sukses Jokowi,� tulis Nanik di laman facebook miliknya.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mustofa Nahrawardaya, menanggapi sinis fakta yang disodorkan Nanik itu. �Pantesan banyak masjid roboh,� tulis Mustofa di akun Twitter @ @MustofaNahra. Kicauan itu menanggapi komentar akun @pkspiyungan: �Romo Benny Otak Ide-ide Jokowi?�
Diberitakan sebelumnya, dua media cetak nasional, Kompas dan Koran Sindo, pada Sabtu (10/05) menurunkan tulisan opini bertajuk �Revolusi Mental�. Tulisan yang dimuat di Harian Kompas tertulis Joko Widodo sebagai penulis. Sementara di Koran Sindo tertulis Benny Susetyo.
Atas dua tulisan yang sama itu, Nanik S Deyang, menyatakan esensi dan tajuk kedua tulisan itu sama. Meskipun demikian, kata Nanik, ada perbedaan dalam struktur kalimat yang disusun.
Sumber gan: http://goo.gl/lyIQR2
ya kalau nyari penasehat, ya dari yang seagama dong

