SITUS BERITA TERBARU

(Jokowi Sukses Lagi) Kemarin 'Langkahi Mayat Gue', Sekarang Setuju Relokasi.

Wednesday, August 7, 2013
Sempat Emosi, Bang Ucu Dukung Relokasi Jagal Tenabang

Quote:TEMPO.CO, Jakarta - Koordinator pedagang dan penjagal Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Tanah Abang, Ali Djawas, mengatakan kemarahan tokoh masyarakat Tanah Abang, M. Yusuf bin Muhi alias Bang Ucu, atas rencana relokasi RPH Tanah Abang hanya karena ia belum tahu soal rencana terbaru Wali Kota Jakarta Pusat Saefullah. Bang Ucu menantang relokasi RPH hingga mati.

"Omongan itu enggak usah dianggap. Pikiran saya kemarin, Pak Wali Kota ngotot ingin memindahkan RPH ke luar Tanah Abang," kata Ali Djawas menirukan ucapan Bang Ucu, Selasa siang, 6 Agustus 2013.

Menurut Ali Djawas, Bang Ucu belum mengetahui rencana Wali Kota terkait relokasi RPH. Makanya Ali tidak heran ketika melihat Bang Ucu begitu emosi saat buka bersama antara Wali Kota, ormas se-Tanah Abang, dan pedagang/penjagal RPH pada Senin, 5 Agustus. "Di masjid itu, Bang Ucu belum tahu akan ada negosiasi dengan Wali Kota di Rumah Makan Ampera," kata Ali Djawas.

Tantangan Bang Ucu keluar saat buka bersama di Masjid Al-Makmur, Tanah Abang. Bang Ucu beralasan daging kambing dan para penjagalnya merupakan ikon Tanah Abang yang sudah turun-temurun dan tak boleh dipindahkan ke luar Tanah Abang. "Kalau jagal dipindahin dari Tanah Abang, langkahin dulu mayat gue!" tantang Bang Ucu seperti dilaporkan Tempo kemarin.

Baru, setelah negosiasi antara Wali Kota, para pedagang/penjagal RPH, dan ormas se-Tanah Abang di Rumah Makan Ampera, Bendungan Hilir, Jakarta, selepas buka bersama, ketegangan langsung mereda. Pasalnya, Wali Kota menyetujui desakan pedagang/penjagal, yang didukung ormas Tanah Abang, yang hanya mau direlokasi asal tetap di wilayah Tanah Abang.

Negosiasi di Rumah Makan Ampera itu sendiri dipenuhi oleh para pedagang/penjagal dan semua anggota organisasi masyarakat seluruh Tanah Abang, yang sebelumnya direncanakan hanya empat mata antara Wali Kota dan Ali Djawas. Wali Kota, Camat Tanah Abang, Ali Djawas, dan Bang Ucu duduk berdampingan menghadapi ratusan pedagang/penjagal dan anggota ormas yang hadir.

Di situ, Wali Kota mengumumkan pemerintah setuju membangun RPH sementara di Tanah Abang sebagai ganti RPH Pasar Tanah Abang. Wali Kota memandatkan Ali Djawas untuk mengajukan calon lokasi baru paling lambat pada Rabu, 7 Agustus 2013.

KHAIRUL ANAM


Sumber


Cara-cara persuasif yg dipakai Jokowi dan Walikotanya alhamdulillah berhasil kembali. Semoga proyek kebangkitan Indonesia dimulai dari Jakarta makin lancar. Amin.

Ayo Pancasilais-Sukarnois, bersatulah... !!! [imagetag]
SHARE THIS POST:
FB Share Twitter Share

Blog Archive